Sampai detik ini mungkin est masih tergila-gila dengan
menara Eiffel di Paris..
Est pernah baca novel yang berjudul “PARIS” yang diterbitkan
Gagas Media dan ditulis oleh @Prisca Primasari. Banyak yang est dapatkan dari
novel tersebut. Karena setiap cerita yang telah ditulis oleh penulisnya itu
memiliki cerita tersendiri di setiap tempat *kebalik maksudnya setiap tempat
punya cerita :).
Sedikit synopsis novel Paris yang telah est kerjakan untuk tugas bahasa Indonesia.
Sedikit synopsis novel Paris yang telah est kerjakan untuk tugas bahasa Indonesia.
Nama
:EsterinaYemimaSiahaan
Kelas : XI IPA II
Judul Buku :
PARIS
Penerbit
: Gagas Media
Nama
Penulis : Prisca Primasari
Berawal dari melihat Putra orang
yang sudah lama dicintainya berpacaran dengan teman satu bistronya, Aline
langsung meminta cuti kepada Monsieur Borodin. Alinemembenarkanporselen
(cangkir kaca dari Inggris) milik Aealus Sena, hingga akhirnya mereka
berjanjian pukul 00.00 Pagi di Place de la Bastille (tempat bekas
penjara). Sudah 3 hari berturut-turut
keduanya berjanjian ditempat yang sama, namun Sena pun tidak pernah menunjukan
batang hidupnya sedikitpun. Kak Ezra teman satu apartemennya selalu mengetahui
keberadaan Aline.
Saat
Aline memberikan Porselen kepada Sena, sena memberikan 3 permintaan yang Aline
sebagai tanda terimakasih dan permintaan maaf karena Sena sudah tidak menemui
Aline sampai yang ke-3x. permintaan pertama Aline yang pertama adalah ia ingin
pulang ke Jakarta karena sangat rindu kepada Ibunya. Sena hanya memberikan uang
untuk biaya ibunya ke Paris, akan tetapi ibunya sedang sibuk. Permintaan kedua
Aline yaitu, agar hubungan Putra dan L’imoressionnante Mademoiselle Lucie putus
hubungan, namun setelah Sena menurutinya hubungan Putra bukan menjadi
berantaakan melainkan menjadi makin dekat.
Sena
hobi memandangi tempat-tempat seperti makam p’ere Lachaise yang konon berhantu,
saat Sena dan Aline masuk ke dalam bistro Lombok (tempat kerja Aline), ada
salah satu karyawan yang meninggalkan pekerjaannya, terpaksa Monsieur Borodin
meminta agar Aline menggantikannya. Ketika Aline melaksanakkan tugasnya tidak
seperti biasa, hingga Monsieur Borodin mengeluarkannya dengan baik. Pada suatu
hari Sena menitipkan porselen dan handycamnya kepada Aline untuk disimpan
kembali dengan baik-baik, setelah itu Sena pergi mendadak seraya menyebutkan
sebuah alamat Apartemen Biervenue nomor
56.
Saat
Aline dan kak Ezra pergi kealamat yang telah disampaikan Sena kepadanya,
ternyata alamat itu adalah rumah Marabel kakak Sena dan suaminya Madame
Olivier. Disana Aline menceritakan kejadian dari awal bertemu dengan Sena
hingga terakhir saat Sena menitipkan porselen dan handycamnya. Kak Marabel
menceritakan bahwa Sena telah dianggap sebagai anak oleh Madame Poussin dan
Monsieur Poussin, padahal anaknya telah meninggal 5 tahun yang lalu. Kak Ezra
menyukai Aline namun hati Aline menyukai Sena, hingga akhirnya kak Ezra
mendapat tugas dari dosennya agar pergi ke Peru. Saat Aline menonton DVD film
pendek yang dibuat oleh Sena dan kak Ezra. Aline mengantar kak Ezra ke bandara
dengan niat mengembalikan DVD itu kepadakak Ezra, namun kak Ezra malah
memasukannya kembali ke dalam tas Aline.
Aline
berusaha untuk masuk ke dalam rumah Monsieur Poussin untuk menemui Sena agar
Sena bisa keluar dari rumah itu dan menemui kakaknya. Dengan buku Moliere yang
dihargai 4000$ (Rp. 40 juta), Aline dapat
masuk ke dalam rumah Monsieur Poussin, namun Aline malah diperintahkan
mengetik sebuah naskah yang terdapat dalam tumpukan lembaran kertas. Hingga
Monsieur Poussin bersileweran dan mengucapkan kata-kata pedas agar Aline
menyerah dan segera keluar dari rumah itu. Setelah beberapa hari, akhirnya Sena
keluar dari loteng dan pergi bersama Aline kerumah kakaknya. Mengetahui hal itu
kakaknya sangat senang kembali.
Terdengar
kabar bahwa Putra dan Lucie tidak lagi berpacaran, Aline merasa gelisah karena
hubungan ke dua temannya berakhir begitu saja. Setelah
2 tahun menunggu Sena yang tidak ada
kabar sedikit pun, Aline ingin kembali ke Jakarta. Ketika di bandara Sena
memohon maaf dan memberikan satu kesempatan kepada Aline agar memberikan
permintaan kepadanya. Dan Aline meminta Sena menikahinya, sepulangnya ke
Jakarta Sena meminta restu orangtua Aline, kemudian mereka menikah.
*END*
Gimana
permisa synopsis buatan est bagus ga? Pasti kurang bagus yaaa… *gpp deh, nama’y
juga untuk tugas pelajaran B. Indo*, hahaha kalau menurut est sih novelnya
menarik, apalagi pas klimaksnya yang belum sempat est kerjakan di dalam
synopsis di atas yaitu; Pas Aline sama Sena sampai di bandara Soekarno-hatta,
Tanggerang;Banten, ceritanya itu ibu+adenya Aline ingin menjemput Aline di
Bandara, namun taxi yang di tumpangi
ibu+adenya terjebak macet di jalan Menteng (itu lhOo’ kampungnya Pa Barack
Obama – Presiden of America Serikat). All hasil Sena mengajak Aline dan
ibu+adiknya Aline bertemu di Mall untuk apa hayooo? Untuk membeli cincin
pernikahannya sekaligus Sena mau melamar Aline di mall hahaha :D #so sweet
banget….
Heeey permisa ternyata akibat dari ketergila-gilaan est
menyukai menara Eiffel inilah gambar cover novel yang telah est certain di
atas.. haha ada photo menara Eiffel’y asli pula :D
Bisa di lihat juga dari ketergilaan est, sampai-sampai est
edit photo menara Eiffel terus di jadiin wallpaper twitter + desktop beaground
di leptop :)
ada juga nih gelang yang ada gantungan menara Eiffel, yang engga sengaja di temukan di salas satu toko di dalam Barata :D
Ada juga nih gambar menara Eiffel asli karya tangan Est :D
ada juga ni tas laptop gambar menara Eiffel,
padahal engga kepikiran kalau di toko itu ada tas laptop yang gambarnya menara eiffel :D, tapi hari itu tuh gue bener-bener lg beruntung haha dasar mah baru bisa ngumpulin uang buat beli sesuatu yah sesuatu itu adalah tas laptop nyang ada di gambar :)
Hahaha, oh ia permisa est minta doanya ya supaya nanti ester bisa berdiri di depan menara Eiffel *amin :)
padahal engga kepikiran kalau di toko itu ada tas laptop yang gambarnya menara eiffel :D, tapi hari itu tuh gue bener-bener lg beruntung haha dasar mah baru bisa ngumpulin uang buat beli sesuatu yah sesuatu itu adalah tas laptop nyang ada di gambar :)
Hahaha, oh ia permisa est minta doanya ya supaya nanti ester bisa berdiri di depan menara Eiffel *amin :)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar