Selasa, 21 Mei 2013

PARIS


Sampai detik ini mungkin est masih tergila-gila dengan menara Eiffel di Paris..
Est pernah baca novel yang berjudul “PARIS” yang diterbitkan Gagas Media dan ditulis oleh @Prisca Primasari. Banyak yang est dapatkan dari novel tersebut. Karena setiap cerita yang telah ditulis oleh penulisnya itu memiliki cerita tersendiri di setiap tempat *kebalik maksudnya setiap tempat punya cerita :).










 Sedikit synopsis novel Paris yang telah est kerjakan untuk tugas bahasa Indonesia.
Nama :EsterinaYemimaSiahaan
Kelas  : XI IPA II
Judul Buku : PARIS
                                                                                    Penerbit : Gagas Media
                                                                                    Nama Penulis : Prisca Primasari

                Berawal dari melihat Putra orang yang sudah lama dicintainya berpacaran dengan teman satu bistronya, Aline langsung meminta cuti kepada Monsieur Borodin. Alinemembenarkanporselen (cangkir kaca dari Inggris) milik Aealus Sena, hingga akhirnya mereka berjanjian pukul 00.00 Pagi di Place de la Bastille (tempat bekas penjara).  Sudah 3 hari berturut-turut keduanya berjanjian ditempat yang sama, namun Sena pun tidak pernah menunjukan batang hidupnya sedikitpun. Kak Ezra teman satu apartemennya selalu mengetahui keberadaan Aline.
                Saat Aline memberikan Porselen kepada Sena, sena memberikan 3 permintaan yang Aline sebagai tanda terimakasih dan permintaan maaf karena Sena sudah tidak menemui Aline sampai yang ke-3x. permintaan pertama Aline yang pertama adalah ia ingin pulang ke Jakarta karena sangat rindu kepada Ibunya. Sena hanya memberikan uang untuk biaya ibunya ke Paris, akan tetapi ibunya sedang sibuk. Permintaan kedua Aline yaitu, agar hubungan Putra dan L’imoressionnante Mademoiselle Lucie putus hubungan, namun setelah Sena menurutinya hubungan Putra bukan menjadi berantaakan melainkan menjadi makin dekat.
                Sena hobi memandangi tempat-tempat seperti makam p’ere Lachaise yang konon berhantu, saat Sena dan Aline masuk ke dalam bistro Lombok (tempat kerja Aline), ada salah satu karyawan yang meninggalkan pekerjaannya, terpaksa Monsieur Borodin meminta agar Aline menggantikannya. Ketika Aline melaksanakkan tugasnya tidak seperti biasa, hingga Monsieur Borodin mengeluarkannya dengan baik. Pada suatu hari Sena menitipkan porselen dan handycamnya kepada Aline untuk disimpan kembali dengan baik-baik, setelah itu Sena pergi mendadak seraya menyebutkan sebuah alamat Apartemen Biervenue nomor  56.
                Saat Aline dan kak Ezra pergi kealamat yang telah disampaikan Sena kepadanya, ternyata alamat itu adalah rumah Marabel kakak Sena dan suaminya Madame Olivier. Disana Aline menceritakan kejadian dari awal bertemu dengan Sena hingga terakhir saat Sena menitipkan porselen dan handycamnya. Kak Marabel menceritakan bahwa Sena telah dianggap sebagai anak oleh Madame Poussin dan Monsieur Poussin, padahal anaknya telah meninggal 5 tahun yang lalu. Kak Ezra menyukai Aline namun hati Aline menyukai Sena, hingga akhirnya kak Ezra mendapat tugas dari dosennya agar pergi ke Peru. Saat Aline menonton DVD film pendek yang dibuat oleh Sena dan kak Ezra. Aline mengantar kak Ezra ke bandara dengan niat mengembalikan DVD itu kepadakak Ezra, namun kak Ezra malah memasukannya kembali ke dalam tas Aline.
                Aline berusaha untuk masuk ke dalam rumah Monsieur Poussin untuk menemui Sena agar Sena bisa keluar dari rumah itu dan menemui kakaknya. Dengan buku Moliere yang dihargai 4000$ (Rp. 40 juta), Aline dapat  masuk ke dalam rumah Monsieur Poussin, namun Aline malah diperintahkan mengetik sebuah naskah yang terdapat dalam tumpukan lembaran kertas. Hingga Monsieur Poussin bersileweran dan mengucapkan kata-kata pedas agar Aline menyerah dan segera keluar dari rumah itu. Setelah beberapa hari, akhirnya Sena keluar dari loteng dan pergi bersama Aline kerumah kakaknya. Mengetahui hal itu kakaknya sangat senang kembali.
                Terdengar kabar bahwa Putra dan Lucie tidak lagi berpacaran, Aline merasa gelisah karena hubungan ke dua temannya berakhir begitu saja. Setelah 2  tahun menunggu Sena yang tidak ada kabar sedikit pun, Aline ingin kembali ke Jakarta. Ketika di bandara Sena memohon maaf dan memberikan satu kesempatan kepada Aline agar memberikan permintaan kepadanya. Dan Aline meminta Sena menikahinya, sepulangnya ke Jakarta Sena meminta restu orangtua Aline, kemudian mereka menikah.
                                                                      *END*
                Gimana permisa synopsis buatan est bagus ga? Pasti kurang bagus yaaa… *gpp deh, nama’y juga untuk tugas pelajaran B. Indo*, hahaha kalau menurut est sih novelnya menarik, apalagi pas klimaksnya yang belum sempat est kerjakan di dalam synopsis di atas yaitu; Pas Aline sama Sena sampai di bandara Soekarno-hatta, Tanggerang;Banten, ceritanya itu ibu+adenya Aline ingin menjemput Aline di Bandara, namun taxi  yang di tumpangi ibu+adenya terjebak macet di jalan Menteng (itu lhOo’ kampungnya Pa Barack Obama – Presiden of America Serikat). All hasil Sena mengajak Aline dan ibu+adiknya Aline bertemu di Mall untuk apa hayooo? Untuk membeli cincin pernikahannya sekaligus Sena mau melamar Aline di mall hahaha :D #so sweet banget….
Heeey permisa ternyata akibat dari ketergila-gilaan est menyukai menara Eiffel inilah gambar cover novel yang telah est certain di atas.. haha ada photo menara Eiffel’y asli pula :D
Bisa di lihat juga dari ketergilaan est, sampai-sampai est edit photo menara Eiffel terus di jadiin wallpaper twitter + desktop beaground di leptop :)


ada juga nih gelang yang ada gantungan menara Eiffel, yang engga sengaja di temukan di salas satu toko di dalam Barata :D

Ada juga nih gambar menara Eiffel asli karya tangan Est :D


ada juga ni tas laptop gambar menara Eiffel,


 padahal engga kepikiran kalau di toko itu ada tas laptop yang gambarnya menara eiffel :D, tapi hari itu tuh gue bener-bener lg beruntung haha dasar mah baru bisa ngumpulin uang buat beli sesuatu yah sesuatu itu adalah tas laptop nyang ada di gambar :)


Hahaha, oh ia permisa est minta doanya ya supaya nanti ester bisa berdiri di depan menara Eiffel *amin :)

Cerpen karya Est..


Rabu, 15 Mei 2013
Selama dua tahun bersekolah di sebuah sekolah menengah atas yang terletak di dekat lampu merah kota Rangkasbitung. Hari ini adalah hari yang paling berkesan dalam hidup seorang anak perempuan yang bernama A, ia adalah seorang anak kelas XI SMA. Saat acara perpisahan kelas XII berlangsung, semua anak kelas XII yang pernah ia jumpai saat mengenakan seragam putih abu-abu, kini 90  menjadi cantik dan tampan karena mengenakan jas dan kebaya dengan make-up yang membuat semua mata terpanah untuk memandang, bahkan A sampai tidak mengenal wajah kaka kelasnya yang terlihat lebih berbeda saat di sekolah... salah satunya seorang anak laki-laki tertampan yang pernah mengisi hati A selama kurang lebih 2 tahun. B tampil dengan mengenakan jas berwarna abu-abu, tampak hampir lebih berbeda dari anak laki-laki yang memakai jas lainnya. Hal itu yang membuat A mudah untuk menemukan B saat orang-orang berlalulalang dalam jalannya acara itu.
Sebuah keinginan A yang sangat ia harapkan dan sudah matang ia pikirkan dari jauh-jauh hari sebelum acara perpisahan kelas XII itu berlangsung yaitu ingin berphoto bersama dengan B. Akan tetapi rasanya sulit si A untuk mendapatkannya, karena telah didapati beberapa informasi dari beberapa teman dekat B, bahwa B adalah orang yang paling sangat susah untuk di ajak berphoto dengan teman-teman sekelasnya apalagi dengan A. Namun fikiran A tidak terbatas, ia masih mempunyai banyak cara khusus dikepalanya agar ia bisa mendapatkan photo B meski A tidak dapat berphoto disebelah B. Lalu A menyuruh seorang adik kelasnya mengambil photo B.
Bagi A rasanya sudah bisa melihat B tersenyum itu sudah membuatnya separuh bahagia walau satu keinginannya tidak terwujud. Keempat teman A yaitu (L,M,N,S) yang sedang duduk manis diantara kursi yang telah disediakan dalam acara tersebut sepertinya sudah merasa cukup puas dan senang karena keempatnya bisa berphoto bersama dengan orang yang mereka kagumi. Namun bagaimana dengan A…?. sungguh 180  berbanding terbalik dengan keempat temannya.
A menitipkan sebuah amplop bergambar cartoon angry birds yang berisi beberapa lembar surat kepada teman dekat B, agar suratnya dapat tersampaikan di tangan B.


A hanya menanggapi beberapa kaka kelasnya yang meminta bantuannya untuk mengambil photo kaka kelasnya. Setelah selesai A membalikkan arahnya dan ia melihat anak laki-laki yang pernah A kagumi, begitu juga dengan C yang juga pernah mendekati A, bersama dengan dua orang anak perempuan dan satu orang laki-laki yang juga pernah mendekati A saat A masih berada di bangku kelas X SMA.  C meminta tolong kepada A, agar A mau mengambil photo keempat orang tersebut, Lantas apa yang terjadi ? keempat teman A yang sedang duduk manis itu menjadi tertawa seketika melihat A yang sedang mengambil photo C bersama perempuan lain.
Saat bantuannya sudah terasa cukup, A mengembalikan camera kepada pemiliknya lalu keempat teman A bersama dua orang perempuan teman C menyuruh dan membuat  A dengan C agar berphoto bersama.
“Bukan ini yang aku inginkan, yang aku inginkan hanya berphoto dengan B…” ungkap A dalam hati.
Sebelumnya A telah berdiri di tengah-tengah C dan D, namun sebuah keganjalan terjadi karena seseorang dari antara teman-teman A telah menarik D hingga akhirnya A dan C bisa berphoto bersama. Keadaan itu membuat hati A tertawa lepas all hasil semua photo yang telah di ambil tidak ada satupun yang bagus :)
Ketika A ingin mengambil handphone yang sedang tercharger di pojok aula, ia bertemu dengan adik kelasnya yang ia anggap hampir mirip alias KW2 dengan wajah B. tanpa sebuah perkenalan A berphoto dengan E, dan A hanya tertawa singkat.
“Bukan ini juga yang ku harapkan…” ungkap A dalam hati.
Setelah laporan adik kelas A diterima, A melihat hasil pekerjaan adik kelasnya itu. Namun hal itu sama sekali justru membuat A tidak bahagia melainkan ia sedih dan sedikit marah karena setelah di lihat pada camera SLR ternyata hasilnya kebanyakan photo C bukan photo B. kemudian A menyodorkan camera SLR kepada kaka kelas yang ada didepan adik kelas A untuk mengambil photo B. hasil kedua telah A dapatkan meskipun ia hanya mendapatkan 2 buah photo B yang terlihat sedang mengambil photo teman-teman sekelasnya.
Saat hati terasa sudah mulai lelah menanti, A dan keempat temannya memutuskan untuk meninggalkan acara itu. Setelah menginjak perkiran tampak terdapat B dan beberapa temannya disana. Langkah kaki terhenti dan keempat teman A mempunyai niat untuk membuat A agar bisa berphoto bersama B, namun A menolaknya karena A telah memiliki pandangan yang berbeda dengan temannya. Tidak lama B masuk ke dalam dan A memutuskan kembali melangkahkan kakinya. Di luar pagar parkiran terdapat kendaraan beroda dua yang tidak asing di mata A, benar saja karena kendaraan itu adalah kendaraan milik B yang sering A lihat didepan kost’an B.
“Nah itu ada motornya.. udah mendingan yang di photo motornya aja..” ungkap A menampilkan wajah bercanda, meski sesungguhnya hatinya terasa sedih.
“Tadi ada yang punya motornya engga mau photo bareng, bagian motornya aja mau..” ujar M
“Sekalian Platnya di Photoin tuh…” ungkap N
“Gue heran sama lo A..” ungkap L
A hanya terdiam, hatinya mulai sudah terasa hambar…
                                                            ****
Malam pun tiba, sebuah pesan masuk terlihat di matanya dari B. B mengucapkan terimakasih atas surat A yang panjang seperti membaca cerpen dan ia juga mendoakan A, agar kelak apa yang dicita-citakan A dapat terwujud. Seketika A melihat dinding jejaring social B, setelah dipahami satu-persatu rangkaian kalimat yang diterjemahkan oleh A, namun apa yang ia dapatkan bahwa B ternyata telah menyukai seorang anak perempuan namun bukan A orangnya.. Hatinya seketika sesak menahan air mata dan ia menangis di jalan seraya menyelusuri malam. Betapa dramatis sekali kisah A hingga ia harus merasakan sedih yang mendalam mengetahui siapa orang yang ada di hati B tanpa ia harus bertanya kepada teman-teman B. semalaman penuh A menangis hingga rasanya ia ingin teriak, tetapi ia tidak jadi teriak karena ia sadar diri tinggal dipertengahan rumah warga yang jaraknya tidak terlalu jauh.
Kini pertanyaan yang telah tertulis di surat itu, bahkan pertanyaan itu telah hadir saat pertama A menyukai B, telah terjawab oleh A sendiri tanpa ia terlebih dahulu harus bertanya langsung teman-teman terdekat B atau dengan B sendiri . Dan di dalam pernyataan surat itu adalah jika surat A sampai ditangan B berarti A akan mengikhlaskan B dan menghapus rasa sukanya kepada B, dan justru sebaliknya jika surat itu tidak sampai ditangan B berarti A harus melupakan B. Dan akhirnya surat itu tersampaikan, seperti pernyataan A di surat itu ia akan melakukannya dan akan mengikhlaskan B dengan sekuat hatinya..
Setelah kurang lebih 2 tahun A menyukai B akhirnya, hari itu pula A mengakhiri rasanya untuk B karena hatinya sudah  cukup lelah menunggu B. Lagi pula bulan ini adalah bulan terakhir B tinggal di  kost’an yang terletak didepan sekolah A, dan setelah itu yang tersisa hanya jejak-jejak B selama ia bersekolah di satu sekolahan yang sama..
                                                                 *SELESAI*

Jam tangan modifikasi part II


Haiii…
Selamat berjumpa kembali dengan postingan blog EverYthing :D
Kali ini est bawaain pengalaman est saat mencari bahan untuk jam modifikasi est yang ke dua…
Dari dulu tuh est kepengan ganti tali jam, tapi engga pernah kesampaian mulu :O
Bukan karena engga punya uang, tapi karena engga pernah ada waktu untuk membelinya, sekalinya ada waktu luang pasti ada saja halangannya. Example : setiap hari niat selalu ada bagaikan sinyal 3G, tapi penyakit est it lupa, males :D dll… haha
Sampai akhirnya pas ultah est, tanggal 30 April kemarin jam tangannya kena telor+terigu, otomatis kan mau ga mau est memang harus mengganti tali jamnya..
Selama dua minggu terlewatkan niat, lupa dan malas akhirnya terlampaui.. haha :D
Sepulang est dari gereja, dan kebetulan pulangnya lagi jalan kaki, est pastiin est masuk toko geulis untuk membeli bahan untuk tali jam modifikasi est yang ke dua… hampir 10 menit est nyari + nanyain ke yang jaga tokonya tapi engga ketemu juga..
Dalam hati “Apa ini balasan untuk gue yang selalu malas+lupa, hingga akhirnya apa yang gue cari engga ketemu”
Tapi gue ngeliat gelang yang ada  gantungan menara Eiffel.. ya udah dari pada engga dapet apa-apa gue beli aja gelangnya..

 pas est mau keluar dari toko itu, est liat ada tali jam yang est cari…


Hahaha..  akhirnya Tuhan masih mempertemukan est dengan gelang itu, tapi tinggal 2 warna (ungu sama merah jambu alias pink) da yang est pilih yang warna merah jambu karena sebelumnya est udah buat pakai yang warna ungu… :D
dan inilah jam tangan modifikasi karya est yang ke dua  :) dengan disebelahnya sebuah gelang yang bergantungan menara Eiffel :D


Senin, 20 Mei 2013

Nasi kuning + Jam baru :)



Selamat malam, permisa…
Berjumpa kembali dengan catatan est di blogger EverYthing…

Tidak terasa ya, Tuhan udah kasih kesempatan untuk  gue hidup di usia 16 tahun :)
Yaa kata temen-temen angkatan gue yang kelas XI harusnya gue baru kelas X :D *tapi engga apa-apa deh yang penting gue udah bisa jadi segalanya alias EverYthing…

ceritanya 4 orang itu ngetok-ngetok pintu rumah gue, pas gue bukain itu pintu mereka nyanyi happy birthday sambil bawain kue :D

sesudah banyak obrolan mereka ngajakin photo-photo :O
malam-malam gelap ngajakin photo, di jalan depan rumah :O *curiga
dan mereka ngajakin main :O saat sudah 3 rumah dari rumah est, mereka ngelemparin telor sama trerigu :D (Wahh.. beneran kecurigaan est terbukti :D) dan pada saat itu est lagi pake jam modifikasi karya gue yang pertama *tamat deh sudah kena telor + terigu :(

Thanks GOD, setelah jam modifikasi karya gue yang pertama udah kena telor + tepung ceplokkan



(sampai detik ini masih ada jasadnya) oleh temen-temen para so lame (@Siti Agisna + ka SP, @Monica, @Nisfi)… pokoknya Waww banget deh :D
Seumur-umur gue ultah ini baru pertama kalinya gue di ceplok malam hari pukul 19.40 *kenangan terindah*. Dan ini adalah ceplokkan yang kedua kalinya, coz waktu pertama gue diceplok itu waktu gue kelas 6 SD :D hahaha…. Dan pas masih ada sisa terigu di dalam plastic, gue kejar tuh anak 3… dan akhirnya mereka lari ke arah kuburan yang ada di belakang pesantren + masjid :D hahaha
Hari ini est dapat kado jam tangan dari pacarnya kaka est yang ke-3.. 

yaa walaupun gambar di jam itu sedikit unyu-unyu gitu… :D *tapi engga apa-apa deh, dari pada tangan gue kosong :). setiap gue ngeliat tali jam ini, rasanya gue ke inget sama cokelat :D Dan rasanya gue kepengen ngegigit tali jamnya *eh mikir’y jangan pada aneh dulu yaa…. Tapi pas mau ngegigit itu tali jam, gue kembali connect karena disebelah gue banyak temen-temen gue hahaha :D ya akhirnya gue diem lagi :D
biasanya tuh setiap gue ultah, mama gue pasti buatin nasi kuning dan hiasaan lauknya… tapi ultah gue kali ini tuh tanpa nasi kuning :O :D
sedih bermunculan,, seharian itu gue mikirin dimana ada orang yang jual nasi kuning *tapi apa daya, di rangkas engga ada yang jual nasi kuning kecuali pesen catring :’
namun dengan kedatangan bang calpin dan kak vivie (pacarnya), nasi kuning pun jadi :D
hari ini gue seneng bisa makan nasi kuning tersebut with @Delvi selviani lestari, @Monica Nurwulan, @Nurul sukma dewi, @nisfi meigia, dan @siti agisna fadilah ;) …. Lumayanlah dengan bantuan tangan kak vivi, gue bisa kembali makan nasi kuning, yaa walaupun rasanya beda sedikit sama buatan tangan mama gue *tapi gpplah :D
cukup sekian cerita gue kali ini, gantian dong :P mana cerita loo??? *hehe kidding